Memasuki musim hujan dengan intensitas angin yang tinggi, payung menjadi perlengkapan wajib yang harus dibawa ke mana saja. Namun, tidak semua payung diciptakan sama. Banyak orang sering mengalami kejadian menyebalkan di mana payung mereka tiba-tiba terbalik atau patah saat terkena embusan angin kencang. Untuk menghindari hal tersebut, Anda perlu memahami beberapa kriteria penting dalam memilih payung yang benar-benar kokoh dan tahan lama.
Perhatikan Konstruksi Kerangka Payung
Kekuatan utama sebuah payung terletak pada kerangkanya. Pilihlah payung yang memiliki jari-jari berbahan fiberglass atau baja antikarat. Fiberglass sangat direkomendasikan karena sifatnya yang elastis; material ini bisa melengkung mengikuti arah angin tanpa mudah patah dan akan kembali ke bentuk semula. Selain itu, periksa jumlah jari-jarinya. Semakin banyak jumlah jari-jari yang menyangga kain, biasanya struktur payung tersebut akan semakin stabil dan kuat dalam menahan beban air serta tekanan angin.
Pilih Desain Kanopi Ganda atau Windproof
Salah satu inovasi terbaik untuk menghadapi badai adalah desain kanopi ganda atau ventilasi angin. Payung dengan sistem ini memiliki celah di bagian atas yang memungkinkan angin lewat melalui lapisan kain tanpa mengangkat seluruh payung. Mekanisme ini secara drastis mengurangi risiko payung terbalik atau “njepat”. Pastikan lapisan atas menutupi celah tersebut dengan cukup lebar agar air hujan tetap tidak bisa masuk ke bagian dalam.
Material Kain dan Gagang yang Ergonomis
Selain rangka, kualitas kain juga menentukan kenyamanan. Kain pongee atau nilon dengan kerapatan tinggi biasanya lebih cepat kering dan tidak mudah robek. Hindari kain yang terlalu tipis karena akan mudah rembes saat hujan deras. Terakhir, pastikan gagang payung nyaman digenggam dan tidak licin saat basah. Gagang dengan lapisan karet atau bentuk melengkung memberikan kendali lebih baik sehingga payung tidak mudah terlepas dari tangan saat ditiup angin kencang dari samping.
