Tips Memilih Tas Backpack yang Ergonomis Agar Punggung Tidak Sakit Saat Traveling Jauh

Melakukan perjalanan jauh atau traveling lintas kota maupun negara menuntut kesiapan fisik yang prima. Salah satu faktor eksternal yang paling sering memengaruhi kenyamanan fisik adalah tas yang kita bawa. Tas backpack atau ransel sering menjadi pilihan utama karena kepraktisannya dalam menampung banyak barang. Namun, tanpa pemilihan yang tepat, beban berat yang bertumpu pada pundak dapat memicu nyeri punggung kronis, ketegangan otot leher, hingga gangguan postur tubuh. Memilih tas bukan sekadar soal estetika atau merek ternama, melainkan tentang bagaimana struktur tas tersebut mampu mendistribusikan beban secara merata ke seluruh kerangka tubuh manusia.

Struktur Penyangga dan Sistem Distribusi Beban yang Akurat

Aspek paling krusial dalam memilih backpack ergonomis adalah keberadaan sistem suspensi atau rangka dalam yang solid. Tas yang baik harus memiliki panel belakang yang mengikuti lekukan alami tulang belakang manusia. Hindari memilih tas yang memiliki bagian punggung datar dan keras tanpa bantalan. Pilihlah backpack yang dilengkapi dengan rangka (frame) internal, biasanya terbuat dari aluminium ringan atau plastik berkekuatan tinggi, yang berfungsi menyalurkan beban dari bahu langsung ke arah pinggul. Secara anatomi, tulang pinggul jauh lebih kuat dalam menahan beban berat dibandingkan otot bahu dan tulang belakang bagian atas. Dengan adanya rangka ini, pusat gravitasi beban tetap terjaga dekat dengan tubuh sehingga Anda tidak perlu membungkuk saat berjalan.

Pentingnya Sabuk Pinggul dan Tali Bahu yang Proporsional

Banyak pelancong yang mengabaikan fungsi sabuk pinggul (hip belt) dan hanya mengandalkan tali bahu. Padahal, pada tas backpack yang ergonomis, sekitar 60 hingga 80 persen beban seharusnya ditopang oleh pinggul. Pastikan sabuk pinggul memiliki bantalan yang tebal dan cukup lebar untuk memeluk tulang panggul dengan sempurna. Selain itu, perhatikan kualitas tali bahu (shoulder straps). Tali bahu yang terlalu tipis akan “memakan” otot pundak dan menghambat sirkulasi darah, yang menyebabkan kesemutan pada tangan. Carilah tali bahu yang memiliki bantalan empuk dengan desain melengkung (S-shape) agar tidak menekan area ketiak dan memberikan ruang gerak yang lebih bebas bagi lengan saat Anda bergerak aktif di medan traveling yang sulit.

Pengaturan Kompartemen untuk Keseimbangan Statis

Desain interior tas juga memegang peranan penting dalam ergonomi. Tas yang baik memiliki kompartemen yang memungkinkan Anda menata barang berdasarkan beratnya. Prinsip dasarnya adalah meletakkan barang-barang terberat sedekat mungkin dengan punggung dan berada di area tengah tas. Jika tas hanya memiliki satu ruang besar tanpa pembatas, barang berat akan bergeser ke bawah atau ke luar, yang mengakibatkan tas menarik tubuh Anda ke belakang. Hal ini memaksa otot punggung bekerja ekstra keras untuk menyeimbangkan posisi tubuh. Pilihlah tas yang memiliki tali kompresi di bagian samping untuk menjaga agar isi tas tetap stabil dan tidak bergoyang saat Anda berlari mengejar jadwal kereta atau mendaki bukit.

Material Ringan dengan Sistem Sirkulasi Udara Maksimal

Berat kosong dari tas itu sendiri adalah beban yang sering terlupakan. Saat traveling jauh, setiap gram sangat berharga. Pilihlah material seperti nilon ripstop atau poliester berkualitas tinggi yang kuat namun ringan. Selain material, perhatikan ventilasi pada bagian punggung. Traveling sering kali melibatkan aktivitas fisik yang memicu keringat. Tas ergonomis biasanya dilengkapi dengan teknologi back system berupa jaring (mesh) atau busa berpori yang memberikan ruang udara antara punggung dan tas. Sirkulasi udara yang baik mencegah penumpukan panas yang bisa membuat otot punggung lebih cepat lelah dan menimbulkan ketidaknyamanan kulit akibat lembap.

Penyesuaian Ukuran dengan Panjang Torso Pengguna

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memilih tas berdasarkan tinggi badan total, padahal yang terpenting adalah panjang torso (batang tubuh). Tas backpack yang terlalu panjang untuk torso Anda akan membuat sabuk pinggul berada terlalu rendah, sementara tas yang terlalu pendek akan membuat beban bertumpu sepenuhnya di bahu. Banyak produsen tas outdoor kini menyediakan ukuran XS hingga XL atau sistem tali yang dapat diatur ketinggiannya (adjustable torso). Sebelum membeli, ukurlah jarak dari tulang leher yang menonjol hingga bagian atas tulang panggul. Dengan menyesuaikan ukuran tas secara akurat, Anda memastikan bahwa titik beban berada pada posisi mekanis yang paling efisien bagi tubuh Anda.

Exit mobile version